Bagaimana Memulai

Tahapan Prosedur Aborsi di Klinik Raden Saleh

01.
Membuat Janji Kedatangan

Langkah pertama, Anda perlu membuat janji kedatangan dengan menghubungi contact center Klinik Raden Saleh yang tercantum di situs resmi. Anda dapat menghubungi klinik melalui telepon atau email. Namun, agar memperoleh respon lebih cepat dan informasi yang jelas, kami menyarankan Anda menghubungi langsung melalui telepon.

02.
Mendaftarkan Diri

Setibanya di Klinik Raden Saleh, Anda langsung melakukan proses pendaftaran. Petugas akan meminta nama, alamat, dan nomor telepon untuk keperluan administrasi medis, kontrol pasca tindakan, serta pembuatan kartu berobat. Klinik Raden Saleh selalu menjaga kerahasiaan data pasien, sehingga Anda tidak perlu mengkhawatirkan keamanan informasi pribadi.

03.
Pemeriksaan Dokter

Dokter akan melakukan pemeriksaan USG, struktur panggul, dsb secara transparan sehingga nantinya akan diketahui :
 - Berapa usia kehamilan
 - Apakah sudah pernah mengkonsumsi obat/percobaan aborsi lainnya
 - Apakah terdapat kista pada rahim​
Hasil pemeriksaan itulah yang nantinya akan menjadi bahan pertimbangan oleh dokter dalam menentukan biaya aborsi.

04.
Konsultasi

Setelah pemeriksaan selesai, Anda menjalani sesi konsultasi langsung dengan dokter spesialis. Dokter menjelaskan hasil pemeriksaan secara terbuka serta menentukan apakah tindakan dapat dilakukan pada hari yang sama. Pada sebagian besar kasus, dokter dapat langsung melakukan tindakan setelah pasien menyetujui rencana medis dan biaya yang telah disepakati bersama.

05.
Proses Tindakan Aborsi

Klinik Raden Saleh menyesuaikan metode tindakan dengan usia kehamilan: Vakum Aspirasi (Vacuum Aspiration) untuk usia kehamilan hingga 14 minggu Dilatasi dan Evakuasi (D & E) untuk usia kehamilan di atas 14 minggu Prosedur vakum aspirasi berlangsung relatif cepat. Setelah tindakan selesai, pasien dapat pulang di hari yang sama dan kembali beraktivitas sesuai anjuran dokter.

06.
Perawatan Pasca Aborsi

Setelah tindakan selesai, petugas medis mengarahkan pasien ke ruang pemulihan selama 20 menit hingga 1 jam. Jika kondisi tubuh sudah stabil dan tidak muncul keluhan, dokter mengizinkan pasien pulang. Dokter juga menjadwalkan kontrol ulang setelah 1 minggu untuk memastikan pemulihan berjalan optimal. Selain itu, dokter akan menjelaskan pantangan makanan, minuman, dan aktivitas yang perlu pasien hindari selama masa pemulihan.